39 Panji Keberhasilan Pembangunan Bagi Kabupaten/Kota

Senin, 10 Jan 2013 | 08:00:00 wita

Dalam rangkaian puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kaltim ke-56, 2013, Pemerintah Provinsi Kaltim memberikan penghargaan berupa 39 panji keberhasilan pembangunan untuk pemerintah kabupaten dan kota.

“Mustahil kita mampu meraih prestasi apabila tidak mau memacu diri untuk bekerja secara sungguh-sungguh. Karenanya, prestasi hanya dapat diraih jika kita mau dan mampu bekerja keras,” tegas Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat menjadi Inspiktur Upacara Peringatan HUT Provinsi Kaltim ke-56 di Stadion Madya Sempaja Samarinda, Rabu (9/1).

Menurut dia, berbagai prestasi daerah maupun skala nasional telah diraih jajaran Pemprov serta pemerintah kabupaten dan kota. Terutama yang berkaitan dengan prestasi kinerja terhadap tata kelola pemerintahan yang baik maupun tata kelola keuangan daerah.

Karenanya komitmen dan kesungguhan sangat diperlukan guna mewujudkan keinginan bersama untuk menjadikan 2013 sebagai Tahun Peningkatan Kinerja dan Prestasi.

Selain, prestasi-prestasi yang telah diraih sebagai pemacu semangat sekaligus memotivasi diri untuk terus maju juga meningkatkan kekompakkan dan kerjasama guna mewujudkan tata pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat lebih baik.

Misalnya, untuk mencapai Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang telah ditetapkan bersama, harus melalui lima tahap zona integritas yang dimulai dari penetapan calon unit kerja ZI yang didahului dengan penandatanganan dokumen fakta integritas.

Termasuk pelaksanaan program pencegahan korupsi, tata kelola pemerintahan yang baik, reformasi birokrasi dan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melalui  laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LAKIP).

Beberapa tahapan zona sudah berhasil dilaksanakan dengan baik, bahkan untuk LAKIP berhasil menjadi yang terbaik selama empat tahun. Bahkan, tahun ini Kaltim memperoleh predikat B bersama lima provinsi lain di Indonesia.

”Berturut-turut, namun untuk penilaian dari BPK Kaltim baru mencapai opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), karena itu dengan dicanangkannya kembali 2013 sebagai Tahun Peningkatan Kinerja dan Prestasi, saya mengajak mari kita perbaiki peringkat ini hingga mencapai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), hingga akhirnya Kaltim benar-benar mampu mewujudkan diri sebagai daerah zona integritas menuju WBK,” ajak Awang.

Sementara itu 39 panji-panji keberhasilan pembangunan kabupaten dan kota tahun ini tetap di ”borong” Balikpapan dengan 10 panji. Masing-masing panji bidang Pembangunan Hukum dan HAM dan  kinerja penyeleneggaraan pemerintah daerah kategori kota.

Panji bidang perekonomian serta kebudayaan dan pariwisata kategori kota, perdagangan, perhubungan wahana tata nugraha, ketenagakerjaan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, program kependudukan dan KB serta Tim Penggerak PKK.

Kabupaten Berau meraih lima panji yakni bidang lingkungan hidup dan kebudayaan dan pariwisata, pengelolaan keuangan daerah, Perpustakaan dan minat baca serta kesejahteraan sosial.

Kota Samarinda raih empat panji yakni bidang industri dan kepemudaan serta keolahragaan dan pengelolaan pendidikan anak usia dini. Bontang raih empat panji yakni bidang keluatan dan perikanan serta bidang pelayanan terpadu satu pintu, pendidikan dan daya saing daerah.

Tarakan menerima tiga panji yakni bidang prestasi penyelenggaraan Diklat aparatur dan kehutanan serta Kesehatan. Kutai Kartanegara mendapat tiga panji yakni bidang pembangunan ketahanan pangan dan penyuluhan serta pembinaan teknologi tepat guna.

Kabupaten Bulungan dapat dua panji yakni bidang pembangunan tanaman pangan  dan gerakan Pramuka. Kutai Timur dua panji yakni bidang pembangunan hortikultura dan perkebunan.

Penajam Paser Utara menerima panji bidang administrasi kependudukan dan Nunukan dapat panji bidang kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah kategori kabupaten. Malinau mednapat panji bidang pemeringkatan E-Government dan Paser terima panji bidang pembangunan peternakan, Kutai Barat terima panji bidang koperasi dan Tana Tidung raih panji bidang daerah kasus terendah kasus Narkoba.

Tampak hadir mantan Gubernur Kaltim H Suwarna Abdul Fatah dan Yurnalis Ngayoh serta beberapa anggota DPD-RI dan DPR-RI asal Kaltim, Ketua DPRD Kaltim H Mukmin Faisal, Kapolda Kaltim Irjen Pol Anas Yunus, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman, Kajati Kaltim M Salim dan Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim H Suryadarma Belo.(yans/adv).